PEMANDIAN AIR PANAS CANGAR

Tentang Pemandian Air Panas Cangar

Salah satu wisata Indonesia yang berada di ketinggian 1.000 mdpl, Pemandian Air Panas Cangar menyuguhkan udara yang begitu sejuk. Hal ini karena objek wisata ini juga berada di kaki Gunung Welirang. Suasana tampak asri karena di sekitar objek wisata dikelilingi dengan hutan yang hijau dan rimbun. Bahkan, sesekali pengunjung akan berjumpa dengan hewan penghuni hutan, yaitu para monyet.

Monyet – monyet ini tampak santai bergelantungan di pohon meskipun pengunjung tampak memadati lokasi kolam. Sesekali pekikan dan teriakan monyet turut memecahkan suasana sunyi hutan. Dibalut dengan suara derik serangga – serangga hutan yang menjadi melodi alami area pemandian. Tidak mengganggu, justru suara – suara inilah yang menjadi penenang pengunjung ketika berendam di kolam.

Kolamnya sendiri terbagi menjadi tiga kolam alami dan dua kolam renang. Air di kolam pemandian tampak begitu jernih, dengan dasar kolam berupa batuan yang terlihat jelas. Tampak uap air keluar dari kolam karena airnya yang begitu hangat. Sangat pas berendam di air hangat dengan udara sejuk di kawasan wisata ini.

Air yang ada di kolam merupakan mata air panas alami. Dimana mata air ini keluar dari perut bumi, yang memiliki suhu relatif tinggi. Namun, air ini tidak langsung masuk ke kolam, melainkan dicampur dengan air alami bersuhu rendah. Sehingga, air yang berada di kolam cukup hangat untuk berendam, tidak teralu panas maupun dingin.

Warna air pun sangat jernih, tidak kuning meskipun mengandung belerang dan kandungan mineral lainnya. Meski tidak terlalu pekat, Pemandian Air Panas Cangar dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Ini jugalah yang mendasari wisatawan datang berkali – kali ke pemandian ini. Karena ada mitos juga bahwa berandam di pemandian air panas ini di dapat membuat kulit awet muda.


Sejarah

Area pemandian air panas berada di kawasan Taman Hutan Raya R. Soeryo. Tempat ini merupakan tempat bersejarah, karena dulunya menjadi saksi bisu penjajahan Jepang terhadap Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya goa buatan yang ada di kawasan hutan. Goa ini dibuat pada tahun 1942 – 1945, saat masa pendudukan Jepang di Indonesia.

Pengunjung masih dapat menjumpai goa tersebut di beberapa titik hutan. Tidak perlu khawatir, karena goa ini sudah tidak digunakan lagi. Hanya sebagai bukti peninggalan bersejarah yang patut untuk dijaga kelestariannya.


Kuliner Khas

Di beberapa titik sekitar kolam, terdapat gazebo. Gazebo ini dapat digunakan pengunjung untuk beristirahat. Pengunjung pun dapat menyimpan barang bawaan di gazebo ini. Serta para orang tua dapat mengawasi anak – anaknya bermain di kolam.

Sembari duduk santai di gazebo, pengunjung dapat menikmati kuliner khas dari Cangar. Yaitu tape ketan hitam dan tetel, yang menjadi sajian nikmat untuk menemani santai di gazebo. Jika tidak memiliki penyakit maag, pengunjung juga dapat menikmati badhek, yaitu air tape ketan hitam. Kuliner ini sangat nikmat, apalagi dinikmati di udara dingin daerah Cangar.


Fasilitas

Objek wisata air panas ini telah melengkapi wisatanya dengan fasilitas penunjang. Diantaranya toilet, mushola, serta kamar bilas berair hangat yang jumlahnya cukup sehingga tidak perlu antre. Di sini juga terdapat gazebo, serta taman bermain untuk anak – anak. Jajaran penjual kuliner dan souvenir turut meramaikan suasana di kawasan wisata


Lokasi

Objek wisata ini terletak di Desa sumber Brantas Kec. Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Yang mana dapat ditempuh melalui dua jalur. Jalur pertama yaitu dari arah Batu – Jurang Kuali – Sumber Brantas – Cangar. Sementara jalur kedua yaitu melalui Pacet – Mojokerto – Kampung Sendi – Kawasan Tahura Soeryo.


Jam Operasional dan Harga Tiket

Objek wisata ini tidak dibuka setiap hari. Karena, ada satu hari yang mana pemandian ini harus dibersihkan dan dikuras airnya. Selian itu, pengunjung hanya dapat menikmati wisata di sini sejak pagi hingga siang hari saja.

Jam Operasional

Sabtu-Kamis 08.00-15.00 WIB

Jumat Tutup

Untuk mengunjungi objek wisata ini, pengunjung dikenakan tiket yang sangat murah. Meskipun murah, objek wisata ini tetap tampil cantik karena dirawat dengan baik oleh pengelola. Ini jugalah yang menyebabkan pengunjung selalu memadati area wisata.

Harga Tiket Masuk

o Tiket masuk Rp11.500

Biaya Parkir

o Parkir Roda 4 Rp5.000

o Parkir Roda 2 Rp3.000


Fasilitas

- Lahan perkemahan

Anda suka camping atau berkemah? Maka tidak ada salahnya untuk membawa alat perkemahan dari rumah dan lalu mendirikan kemah di area yang sudah disediakan di Pemandian Air Panas Cangar.

- Mushola

Bagi anda yang beragama Islam dan ingin menunaikan ibadah sholat saat adzan sudah berkumandang, di tempat ini anda bisa langsung mendatangi musholanya.

- Toilet umum

Tentu mempunyai toilet umum merupakan hal yang wajib apalagi jika jenis wisatanya adalah pemandian. Di toilet-toiletnya juga telah disediakan beberapa bilik yang bisa anda gunakan untuk berganti pakaian.

- Persewaan ban/baju renang

Tenang saja, apabila anda lupa tidak membawa baju renang atau anda tidak bisa berenang. Di sana sudah ada tempat untuk anda menyewa ban dan atau baju renang sebelum anda berendam.

- Kantin

Di Pemandian Air Panas Cangar, anda juga bisa menemukan kantin atau food court di mana anda dapat membeli makanan dan minuman dengan harga yang lumayan terjangkau.

- Lahan parkir

Untuk anda yang membawa kendaraan pribadi anda tidak perlu khawatir, di sana sudah ada lahan parkir yang memadai dan lumayan luas.

- Gazebo

Bagi anda yang tidak ikut berendam, anda bisa menunggu sambil bersantai di beberapa gazebo yang ada di sana.


Tips

• Pastikan anda dalam kondisi yang prima

• Persiapkan kendaraan yang akan anda gunakan

• Bawalah bekal makanan dan minuman dari rumah

• Jangan mengotori lingkungan

• Buang sampah pada tempatnya


Rute

Dari pusat kota batu malang jaraknya sekitar 20 km saja. Kurang lebih hanya ditempuh dalam waktu 1 jam perjalanan saja. Kawasan pemandian air panas ini masih satu lokasi dengan wilayah Taman Hutan Rakyat Raden Suryo. Lokasinya berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto.


Wonderful Indonesia