GUNUNG LEMBU

Tentang Gunung Lembu

Salah satu wisata yang terletak di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Gunung Lembu yang terletak di dekat Waduk Jatiluhur dengan ketinggian puncak 780 Mdpl ini merupakan sebongkah batu raksasa (monolit). Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani. Meskipun tidak terlalu tinggi untuk ukuran gunung, namun medan yang dilalui untuk mencapai puncaknya terkenal cukup sulit untuk di daki terutama saat sedang terjadi hujan. Perizinan mendaki Gunung Lembu dilakukan di Kampung Panunggal, Desa Panyindangan. Diselatan Gunung Lembu terdapat Gunung Parang (800 Mdpl) dan Gunung Bongkok (975 Mdpl). Namun Gunung Lembu lebih terkanal karena dari puncaknya bisa melihat panorama alam berupa perbukitan berpadu dengan luasnya Waduk Jatiluhur yang indah.


Lokasi

Gunung Lembu berada di Kampung Panunggal, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani. Tak ada angkutan umum yang langsung menuju ke sana, sehingga jika tak membawa kendaraan pribadi disarankan mencarter mobil atau angkot. Bagi pengguna transportasi umum, titik terdekat yang bisa dijangkau yakni Pasar Anyar Sukatani yang berjarak sekitar 30 menit dari Stasiun Purwakarta.

Sementara jika menggunakan mobil, pendaki bisa mencari jalan ke arah Stasiun Sukatani atau Pasar Anyar selepas dari Gerbang Tol Jatiluhur. Setelah melewati rel kereta api, mobil atau motor tinggal diarahkan menyusuri jalan beraspal ke arah Panyindaan.


Harga Tiket

Gunung Lembu dikelola secara swadaya secara bersama-sama oleh masyarakat Desa Panyindangan. Biaya pendaftaran sendiri dikenakan Rp 15.000 untuk satu orang pendaki yang bermalam atau mendirikan tenda, dan Rp 10.000 untuk pendaki yang tidak menginap.


Nama

Penamaan Lembu sendiri lantaran gunung ini akan tampak seperti sapi yang sedang duduk dari kejauhan. Letak Batu Lembu seperti berada di punuk sapi atau punggung sapi yang paling menjulang, sehingga membuatnya jadi lokasi terbaik menikmati panorama Jatiluhur, terutama saat terbit dan terbenamnya matahari. Sementara puncak Gunung Lembu hanya berupa tanah lapang sempit yang hanya cukup untuk mendirikan beberapa tenda.


Keistimewaan

Gunung Lembu mungkin bukanlah gunung favorit di kalangan pendaki. Namun, mendaki gunung ini tak akan membuat kamu menyesal. Keindahan pemandangan yang ditawarkan dari puncaknya akan memberikan kamu satu kenangan indah saat mengunjungi Purwakarta. Ini adalah daya tarik yang dimiliki Gunung Lembu:

• Pemandangan Waduk Jatiluhur Purwakarta dari ketinggian.

Panorama yang indah menjadi alasan utama wisatawan, termasuk pendaki mengunjungi Gunung Lembu. Ketika berhasil mencapai puncak, kamu bisa melihat keindahan Waduk Jatiluhur dari ketinggian dilengkapi gumpalan awan saat cuaca cerah. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menikmati pesona lanskap Kota Purwakarta, ditambah dengan Gunung Parang yang berdiri gagah di belakangnya. Pemandangan alam yang sempurna.

• Pesona sunrise dan sunset yang indah.

Kebanyakan pendaki yang mengunjungi Gunung Lembu memilih datang pagi dan pulang di sore hari (one day trip). Padahal, jika menginap di puncaknya kamu bisa mendapatkan bonus yang tak kalah menarik. Penasaran?

Pagi hari menjadi waktu tepat untuk membayar rasa lelah akibat mendaki dengan melihat matahari terbit dari puncak. Apalagi, Waduk Jatiluhur dan Gunung Parang menjadi latar pemandangan cantiksunrisedi puncak Gunung Lembu akan sempurna. Selain matahari terbit, para pendaki juga sering mengejar momen matahari terbenam. Kamu pun bisa melihat lampu-lampu kota dan karamba yang menyala di sekitar waktu waduk saat petang.

Keindahansunsetdansunrisedari pegunungan memang menakjubkan. Satu hal lagi yang menjadi kelebihan gunung ini adalah suasananya yang damai. Gunung Lembu cocok menjadi tempat untuk relaksasi atau kamu yang mencari ketenangan di tengah alam.

• Fasilitas dan akomodasi

Di pos keberangkatan, terdapat fasilitas yang cukup memadai mulai dari toilet umum, warung makan, tempat parkir, hingga musala. Beberapa fasilitas yang belum tersedia adalah aula atau tempat khusus untuk beristirahat. Jika merasa lelah akibat perjalanan jauh, kamu bisa beristirahat sejenak di warung-warung milik warga sembari menikmati aneka makanan dan minuman.

Sebagai saran, kamu jangan lupa untuk membawa obat nyamuk ataulotionuntuk mencegah gigitan nyamuk selama pendakian. Selain itu, berhati-hatilah dengan kera yang berada di sekitar puncak. Hindari memberikan makanan saat berpapasan dengan kera agar kamu diganggu kawanan kera.


Wonderful Indonesia