PURA ULUN DANU BRATAN

Tentang pura ulun danu bratan

Salah satu wisata yang merupakan sebuah candi air besar di Bali, Indonesia - candi utama air lainnya menjadi Pura Ulun Danu Batur. Kompleks candi ini terletak di tepi barat laut Danau Bratan di pegunungan dekat Bedugul. Candi air memenuhi seluruh wilayah di daerah aliran; di tepi hilir ada banyak candi kecil air yang spesifik untuk setiap asosiasi irigasi (subak). Candi ini sebenarnya digunakan untuk upacara persembahan untuk dewi Dewi Danu, dewi air, danau dan sungai. Danau Bratan merupakan salah satu danau penting dalam hal irigasi. Danau Bratan dikenal sebagai danau "gunung suci", kawasan ini sangat subur, terletak pada ketinggian 1.200 meter, dan beriklim sangat dingin.

Pendiri Pura tersebut adalah I Gusti Agung Putu. Didirikan pada tahun saka 1556 (Tahun 1634 Masehi) dan dipelihara oleh empat “satakan” dari desa-desa di sekitar area Pura ini, yang terdiri dari: satakan Candi Kuning mewilayahi 5 bendesa adat, satakan Bangah mewilayahi 3 bendesa adat, satakan Antapan mewilayahi 4 bendesa adat, dan satakan Baturiti mewilayahi 6 bendesa adat.


Sejarah

Sejarah pura Ulun Danu Bratan ini dapat diketahui berdasarkan data arkeologi dan data sejarah yang terdapat pada lontar babad Mengwi. Berdasarkan data arkeologi yang terdapat dan berlokasi pada halaman depan Pura Ulun Danu Bedugul ini adalah terdapat peninggalan benda-benda bersejarah seperti sebuah Sarkofagus batu dan papan batu yang diperkirakan telah ada sejak zaman megalitikum, sekitar 500 tahun sebelum Masehi.

Kedua artefak tersebut sampai sekarang diletakkan di halaman teras (babaturan) pura Ulun Danu. Dapat diperkirakan lokasi di Pura Ulun Danu Beratan ini telah digunakan sebagai tempat untuk mengadakan ritual sejak jaman tradisi megalitikum di pulau dewata

Berdasarkan dari Babad Mengwi, I Gusti Agung Putu sebagai pendiri dari kerajaan Mengwi telah mendirikan pura yang berada di ujung danau Beratan sebelum beliau mendirikan pura Taman Ayun, tidak dijelaskan dalam lontar babad Mengwi kapan tepat nya beliau mendirikan Pura Ulun Danu Beratan, tetapi dijelaskan tentang pendirian pura Taman Ayun dan upacaranya pada hari Anggara Kliwon Medangsia, tahun Çaka 1556 (tahun 1634 setelah Masehi).

Berdasarkan dari deskripsi dari babad Mengwi tersebut diketahui pura Ulun Danu Bratan didirikan sebelum tahun Saka 1556 oleh I Gusti Agung Putu. Sejak pendirian pura tersebut, kerajaan Mengwi menjadi tenteram dan sejahtera dan masyarakat pun menjuluki beliau "I Gusti Agung Sakti"

Komplek Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari 5 Pura dan satu buah Stupa Budha:

• Pura Penataran Agung

Pura Penataran Agung dapat dilihat ketika melewati Candi Bentar (Gerbang terpisah) menuju Beratan. Pura ini berfungsi untuk memuja kebesaran Tuhan dalam manifestasi-NYA sebagai Tri Purusha Siwa yaitu Siwa, Sada Siwa, dan Parama Siwa untuk memohon anugerah kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia, dan untuk keseimbangan alam semesta.

• Pura Dalem Purwa

Di dalam pura ini, terdapat 3 pelinggih utama yaitu Pelinggih Dalem Purwa sebagai tempat untuk memuja Dewi Durga dan Dewa Rudra yang dipuja sebagai sumber kemakmuran, Bale Murda Manik (Bale Pemaruman) sebagai tempat untuk parum/rapat/diskusi, dan Bale Panjang sebagai tempat untuk meletakkan sarana persembahan upacara. Pelinggih yang ada di pura ini menghadap ke arah timur yang terletak ditepi selatan Danau Beratan.

• Pura Taman Beji

Pura ini berfungsi untuk melakukan upacara Ngebejiang (ritual penyucian sarana upacara), dan untuk memohon Tirta (air suci). di Pura Taman Beji ini juga berfungsi sebagai tempat untuk Melasti (Upacara pembersihan dan penyucian oleh umat Hindu di Bali) bagi masyrakat sekitar dan penduduk setempat.

• Pura Lingga Petak

Pura ini sering disebut dengan Pura Ulun Danu Beratan, dan gambar pura ini juga terdapat pada lembaran uang kertas pecahan Rp. 50,000. Di dalam Pura Lingga Petak ini terdapat sebuah sumur suci dan keramat yang menyimpan Tirta Ulun Danu (Air Suci Ulun Danu). Selain daripada itu, di pura ini juga terdapat sebuah Lingga yang berwarna putih yang diapit oleh batu merah dan batu hitam.

Pura Lingga Petak (Pura Ulun Danu Bratan) dipercaya sebagai sumber utama air kesuburan dari Danau Beratan. Terdapat 2 pelinggih disini yaitu pelinggih yang memiliki atap/tumpang sebelas (Pelinggih Meru Tumpang Solas) menghadap ke arah selatan, dan pelinggih yang memiliki 3 tumpang/atap (Pelinggih Meru Tumpang Telu) yang masing-masing pintu nya menghadap ke empat penjuru arah mata angin.

• Pura Prajapati

Pura Prajapati terletak di bawah pohon beringin besar, pura ini berfungsi sebagai tempat berstananya Dewi Durga. Pelinggih ini menghadap ke arah barat dan menjadi pura yang pertama kali di lihat setelah melewati tempat pembelian tiket masuk sebelum masuk ke area danau Bratan.

• Stupa Budha

Di kawasan Pura Ulun Danu Bratan, juga terdapat sebuah Stupa Budha. Stupa ini menandakan keselarasan dalam kehidupan beragama. Stupa Budha ini menghadap ke arah selatan yang berlokasi diluar dari area utama dari komplek Pura Ulun Danu Beratan.

Pura Ulun Danu Beratan Bedugul sangat terkenal dengan keindahannya yang menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata favorit di pulau Bali. Tidak jauh dari lokasi pura terdapat beberapa akomodasi seperti hotel, villa, restoran untuk kenyamanan wisatawan, juga terdapat halaman parkir yang luas dan toko-toko suvenir untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang mengunjungi objek wisata pura Ulun Danu Beratan Bedugul ini. Tidak jauh dari objek wisata pura Ulun Danu juga terdapat tempat wisata menarik seperti Kebun Raya Bedugul dan pasar buah-buahan dan sayur-sayuran tradisional Bedugul.


Daya Tarik

• Mengabadikan Pemandangan Pura

Tidak bisa dielakkan lagi kalau alasan wisatawan mengambil paket wisata Pura Ulun Danu Bratan adalah pemandangan puranya. Ketika bertandang, wisatawan bisa mengambil gambar dari pura dengan sudut pandang yang berbeda. Penampakan pura di dekat danau dengan bangunan menjulang tinggi tampak indah dibidik kamera. Selain itu, latar belakang gunung juga membuat kawasan ini terlihat lebih asri.

Wisatawan yang mengambil paket wisata ini juga bisa mengambil foto dirinya dengan latar belakang pura secara ramai-ramai atau berswafoto.

• Menikmati Kesejukan Udara

Kawasan Danau Bratan tempat pura ini berdiri berada di ketinggian 1.239 meter dari permukaan air laut. Keadaan ini membuat wisatawan yang mengambil paket wisata, bisa menikmati udara yang sejuk dan cenderung dingin saat pagi dan sore hari.

Dengan udara yang masih alami, wisatawan bisa menikmati perjalanan wisata yang nyaman dan tenang. Datang ke sini tidak hanya memuaskan keinginan untuk mengambil foto, tapi juga bisa digunakan untuk menenangkan pikiran. Jika wisatawan sudah lelah dengan keramaian Kuta dan Seminyak, Danau Bratan siap menyambut dengan keheningannya.

• Melakukan Sesi Fotografi

Suasana yang menarik dan pemandangan yang indah membuat paket wisata Pura Ulun Danu Bratan juga menjadi lokasi sesi fotografi. Banyak fotografer profesional datang ke sini untuk menjadikan pemandangan pura sebagai lokasi fotografi. Mereka datang dengan model profesional atau klien yang ingin melangsungkan sesi foto prewedding.

• Mengelilingi Danau dengan Kapal

Kalau wisatawan sudah lelah melakukan sesi fotografi dan berburu lokasi swafoto, mereka bisa melakukan penjelajahan danau. Paket wisata Pura Ulun Danu Bratan menyediakan perahu yang bisa disewa untuk melakukan penjelajahan air danau dari ujung ke ujung sampai puas.

Sembari melakukan penjelajahan di kawasan wisata ini, wisatawan bisa menikmati suasana yang nyaman dan sejuk. Paket wisata ini akan memberikan pengalaman menakjubkan, sehingga rasanya ingin kembali lagi suatu hari nanti.

• Menjelajahi Kawasan Pura yang Alami

Selain melakukan penjelajahan di kawasan danau, Anda yang mengambil paket wisata Pura Ulun Danu Bratan juga bisa menikmati kawasan pegunungan dan taman di sekitarnya. Di sini, beberapa hewan seperti rusa dibiarkan berkeliaran dengan bebas. Wisatawan bisa mendekat dan menyaksikan keindahan taman dan kehidupan para rusa.


Tips

Agar perjalanan paket wisata ke pura ini berjalan dengan lancar, perhatikan tips berikut:

• Gunakan pakaian yang sopan karena kawasan ini disucikan oleh umat Hindu. Selain itu, selalu gunakan pakaian yang agak tebal karena kawasan Danau Bratan cukup dingin saat pagi atau sore hari.

• Patuhi segala aturan di dalam pura, seperti tidak menyentuh sembarangan atau merusaknya. Dewasa ini, banyak wisatawan melakukan segala cara agar terlihat hits meski harus mengorbankan tempat wisata yang dikunjungi.

• Nikmati serunya penjelajahan dengan menggunakan kapal, tapi tetaplah berhati-hati karena kedalaman danau rata-rata 23 meter. Mintalah rompi pengaman kepada operator perahu sebelum melakukan perjalanan.

• Untuk mendapatkan gambar yang baik, disarankan datang saat pagi karena suasana masih sepi. Begitu siang tiba, Anda akan susah mendapatkan gambar yang bagus.

• Jangan lupa berwisata kuliner karena penjelajahan yang panjang di sini akan membuat siapa saja jadi kelaparan.


Akses Kendaraan

Agar bisa sampai dengan selamat di Pura Ulun Danu Bratan, wisatawan bisa menggunakan beberapa transportasi di bawah ini:

• Taksi

• Kendaraan sewa

• Transportasi online

• Kendaraan Pribadi.

Dari dua moda transportasi di atas, Anda disarankan menggunakan kendaraan sewa karena lokasi cukup jauh dan ada peluang macet. Jadi, daripada bujet transportasi membengkak, lebih baik menyewa kendaraan baik mobil atau sepeda motor.


Lokasi & Harga Tiket

Untuk memudahkan Anda saat mengunjungi Pura Ulun Danu Bratan, perhatikan informasi penting di bawah ini:

• Lokasi: Jl. Bedugul-Singaraja, Candikuning, Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali

• Jam operasional: 08.00-18.00 WITA

• Tiket masuk: Rp20.000 per orang dan Rp5.000 per kendaraan

• Wisatawan yang datang ke sini boleh melakukan segala sesi fotografi asal sopan dan tidak merusak fasilitas dan bangunan pura.


Wonderful Indonesia